1.220 Personel Gabungan Kawal Aksi Massa di Samarinda

Demo di depan kantor gubernur Kaltim yang di laksanakan pada (21/4/2026) lalu

 

Habarhanyar.com, Samarinda— Aparat gabungan dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah hingga relawan disiagakan untuk mengamankan aksi demonstrasi Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (21/5/2026). Sebanyak 1.220 personel diterjunkan guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib dan kondusif.

Aksi massa direncanakan berlangsung di dua titik utama, yakni kawasan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur di Samarinda Seberang dan Kantor Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda Ulu. Aparat keamanan akan disebar di sejumlah lokasi strategis untuk mengantisipasi gangguan keamanan maupun kemacetan arus lalu lintas.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kasi Humas Ipda Arie Soeharyadi mengatakan, pengamanan dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur gabungan. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan keamanan kepada masyarakat dan peserta aksi.

“Untuk pengamanan kegiatan penyampaian aspirasi pada 21 Mei 2026, kami menyiapkan sebanyak 1.220 personel gabungan guna memberikan pelayanan keamanan kepada masyarakat dan peserta aksi,” ujar Arie, Rabu (20/5/2026).

Ia menjelaskan, kekuatan utama berasal dari Polresta Samarinda yang mengerahkan 360 personel. Selain itu, Direktorat Pamobvit Polda Kaltim turut membantu enam personel serta dukungan tambahan 100 anggota dari Polres Kutai Kartanegara.

Pengamanan juga diperkuat dua kompi Satbrimob Polda Kaltim dengan jumlah 240 personel dan satu kompi Dalmas sebanyak 135 personel. Personel tersebut akan difokuskan untuk pengamanan objek vital serta pengendalian massa selama aksi berlangsung.

Tak hanya melibatkan unsur kepolisian, pengamanan turut diperkuat instansi lainnya. Dari unsur TNI, Denpom menerjunkan lima personel, Kodim sebanyak 30 personel dan satu kompi Zipur berjumlah 100 personel.

Sementara itu, Satpol PP Provinsi Kaltim dan Satpol PP Kota Samarinda turut mengerahkan total 150 personel. Dinas Perhubungan menurunkan 30 personel untuk membantu pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi aksi.

Selain itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Kesehatan masing-masing menyiapkan 15 personel untuk mengantisipasi kondisi darurat. Sebanyak 30 relawan Kota Samarinda juga turut dilibatkan dalam pengamanan dan pelayanan masyarakat.

Arie menegaskan, aparat akan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis selama pengamanan berlangsung. Pihaknya juga mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak melakukan tindakan yang merugikan masyarakat.

“Kami berharap penyampaian aspirasi dilakukan secara damai, tertib dan tidak merusak fasilitas umum. Kepolisian juga siap memfasilitasi audiensi agar tuntutan massa dapat disampaikan secara langsung,” tegasnya.

Selain pengamanan, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi demonstrasi untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama aksi berlangsung. (dtg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *