Parkir di bahu jalan, pengunjung kafe Gacoan, Jalan M Yamin, Samarinda Ulu disasar petugas Dishub Samarinda
Tegas : Parkir di Bahu Jalan, Mobil Digembosi Dishub Samarinda
SAMARINDA ULU. Deretan mobil yang parkir di bahu Jalan M Yamin, Samarinda Ulu, tepatnya di depan kafe Gacoan disasar petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda. Mobil-mobil tersebut digembosi petugas, Sabtu (10/8) sore
Selain digembosi, mobil-mobil tersebut juga ditempeli stiker yang menunjukkan bahwa pemilik kendaraan telah melanggar peraturan.
Kabid Lalulintas Dishub Samarinda, Didi Zulyani menjelaskan, awalnya sudah melakukan komunikasi dengan pihak kafe agar tidak ada pengunjung yang parkir di badan jalan atau di tepi jalan. Namun ternyata ada keluhan masyarakat tentang banyaknya mobil yang parkir di badan jalan di lokasi kafe tersebut.
Penindakan ini diharapkan mengurangi pelanggaran parkir di Samarinda dan meningkatkan ketertiban lalu lintas di Kota Tepian.
“Kalau parkir di badan jalan ini bisa mengakibatkan kecelakaan karena posisi jalan menurun dan menikung. Sehingga menimbulkan blankspot baru,” kata Didi.
Dilanjutkan Didi, pemilik kafe sebenarnya sudah memberi peringatan kepada pengunjung untuk tidak memarkir di badan jalan. Namun masih banyak yang tidak mengindahkan, sehingga penindakan dilakukan.
“Karena sudah ada pemberitahuan sebelumnya. Maka tindakan tegas kami lakukan dan tidak ada toleransi,” ungkap Didi.
Pihak Dishub kembali mengingatkan pemilik kafe agar segera mencari kantung parkir barubagar tidak menganggu arus lalulintas. Salah satunya bekerja sama dengan pihak Widya Gama yang letaknya tidak jauh dari kafe.
“Jika sudah kerjasama, Khusus roda empat bisa parkir di area Widya Gama sehingga tidak mengganggu arus lalu-lintas,” ungkap Didi.
Sementara itu, legal kafe Gacoan, Rio mengaku, pihaknya sudah berupaya melarang agar tidak parkir di bahu jalan. Namun karena pengunjung membludak dan memaksa pihaknya tidak dapat berbuat banyak. Mengatasi hal itu, pihak kafe sudah memasang tanda peringatan parkir.
“Kami sudah imbau setiap kendaraan untuk mencari parkir di tempat lain jika parkir kami penuh,” kata Rio.
Berkaitan kantung parkir, pihaknya tengah menjajaki untuk bekerja sama dengan pihak universitas Widya Gama agar diperbolehkan areanya digunakan parkir.
“Masih kami upayakan untuk kantung parkir di Widya Gama,” tutup Rio. (ket)




