KIM Festival 2024 Dibuka Di Makasar

Pembukaan Festival KIM 2204 di Kota Makasar, Sulawesi Selatan

FK KIM Samarinda Hadiri Festival KIM 2024 di Makasar

MAKASAR. Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) 2024 digelar bersamaan dengan UMKM Fiesta resmi dibuka pada Jumat (09/09) malam di Anjungan Pantai Losari, Makassar. Dalam acara tersebut dihadiri rombongan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Samarinda.

Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Diskominfo Kota Samarinda, Syamsul Anwar mengatakan, pihaknya mengajak pula pengurus FK KIM Kota Samarinda untuk melihat langsung festival bertarap nasional tersebut.

“Kehadiran kami di sini ingin melakukan pengamatan dan memperhatikan (observasi) kegiatan Festival KIM ini berlangsung,” kata Syamsul.

Syamsul melanjutkan, setelah melihat langsung dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan di lapangan, pihaknya akan mengadakan rapat khusus mengajak stakeholder untuk merumuskan secara teknis bagaimana acara Festival KIM di Makassar bisa dilaksanakan di Samarinda.

“Akan dirumuskan bersama bagaimana pelaksaan KIM festival di Samarinda nantinya. Dan kami berharap dukungan seluruh laporan masyarakat,” harap Syamsul.

Ketua FK KIM Samarinda, Joko Iswanto mengatakan, Pengurus FK KIM Samarinda yang juga turut hadir adalah Sekretaris Andyka Leonardo dan Ketua Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Ir Zainal Arifin.

Pihaknya mendukung kegiatan festival karena dapat memperkuat jaringan KIM diberbagai daerah, termasuk di Samarinda. Dengan kehadiran FK KIM Samarinda di Makasar dapat memberikan pengalaman dan nantinya menerapkan di Kota Samarinda.

“Kedepan KIM Samarinda bisa menjadi garda terdepan dalam melawan informasi hoaks dan memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat khususnya di Kota Tepian,” tukas Joko.

Acara pembukaan ditandai dengan penabuhan gendang oleh Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya, R Wijaya Kusumawardhana, didampingi Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra, Ketua Panitia Muhammad Reza, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, serta perwakilan Pj Gubernur Sulawesi Selatan.

Wijaya Kusumawardhana menekankan pentingnya peran KIM sebagai mitra strategis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam penyebaran informasi publik.

KIM berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan literasi digital. Selain itu juga memastikan aspirasi masyarakat didengar serta informasi terkait kebijakan dan program pemerintah disampaikan dengan tepat serta menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Tujuannya agar masyarakat dapat membedakan informasi yang benar dari hoaks, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar,” kata Wijaya.

Wijaya berharap, seluruh sumber daya manusia (SDM) KIM dapat terus berkembang dan memastikan bahwa aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik, begitu pula sebaliknya. KIM diharapkan mampu menetralisir informasi yang simpang siur terkait kebijakan program pemerintah yang beredar di masyarakat yang dapat mengikis nilai-nilai edukasi.

Festival ini tidak hanya menampilkan berbagai diskusi dan talkshow, tetapi juga dimeriahkan oleh penampilan spesial dari band UNGU, berbagai kompetisi, pertunjukan seni tradisional, dan pameran UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan lokal. Acara ini berhasil menarik perhatian masyarakat dan diharapkan dapat memperkuat peran KIM dalam memperkaya literasi informasi publik. (ket)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *