Kebakaran Dini Hari di Samarinda Utara, Api Ludeskan Kios dan Rumah Warga

SAMARINDA — Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kota Samarinda. Kali ini, api melahap bangunan di Jalan Wahid Hasyim II, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, pada Minggu (7/12/2025) sekitar pukul 05.30 Wita. Kobaran api menghanguskan tiga unit kios serta satu rumah warga sebelum berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran.

Suasana subuh yang awalnya tenang mendadak berubah panik setelah warga melihat api membesar dari salah satu bangunan. Saksi mata Hariyono menyebutkan, tanda-tanda kebakaran pertama kali diketahui setelah terdengar teriakan anak-anak di sekitar lokasi.

Ia menjelaskan, saat pertama mendekat, api masih terkonsentrasi di bagian ujung bangunan dan belum merembet ke area lain. Upaya pemadaman awal sempat dilakukan secara manual dengan memanfaatkan air keran, namun api terlalu kuat untuk dikendalikan.

“Saya masuk karena apinya belum sampai ke sini. Masih di sebelah. Saya coba pakai air keran, tapi tidak sanggup,” ujar Hariyono. Menurutnya, bangunan yang terbakar diketahui tidak ditempati pemiliknya.

Hariyono juga mengungkapkan adanya suara ledakan yang terdengar setelah api membesar. Ia memastikan ledakan terjadi bukan di awal kejadian, melainkan ketika api sudah membakar bangunan. Saat itu, dirinya sudah menjauh untuk menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan ke bagian belakang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkar Samarinda, Ahmad Supriyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 05.24 Wita. Petugas dari dua posko pemadam langsung dikerahkan ke lokasi, dibantu sejumlah relawan.

“Alhamdulillah, penanganan bisa dilakukan dengan cepat. Api berhasil kita lokalisir sehingga tidak merambat ke rumah penduduk di sekitar lokasi,” kata Ahmad.

Berdasarkan pendataan sementara, tiga kios dan satu rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran. Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada gangguan instalasi listrik, mengingat lokasi merupakan deretan ruko yang tidak berpenghuni. Namun, pihaknya menegaskan penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari instansi terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *