Samarinda Siapkan Posko Singgah Jamaah Sekumpul: Pelayanan Gratis dan Solidaritas Masyarakat

 

SAMARINDA. Dalam rangka menyambut jamaah Haul Guru Sekumpul ke-20, sebuah posko singgah khusus dibuka di Masjid Darun Ni’mah, Jalan Slamet Riyadi, Karang Asam Ilir, Samarinda. Posko yang mulai beroperasi sejak Sabtu malam (28/12) ini diresmikan oleh Asisten 1 Pemerintah Kota Samarinda, H. Ridwan Tassa. Inisiatif ini merupakan hasil sinergi antara Banser, Info Taruna Samarinda (ITS), dan BPBD Samarinda untuk memastikan kenyamanan para jamaah yang melintasi Samarinda dalam perjalanan menuju Martapura, Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, H. Ridwan Tassa mengapresiasi tinggi kolaborasi lintas organisasi ini. Menurutnya, keberadaan posko ini tidak hanya menjadi tempat singgah bagi jamaah, tetapi juga mencerminkan pelayanan terbaik yang bisa diberikan oleh masyarakat Samarinda kepada sesama. “Kami berharap posko ini menjadi simbol keramahan dan kepedulian masyarakat Samarinda, khususnya dalam mendukung perjalanan spiritual yang mulia ini,” ujar Ridwan.

Ketua Banser Samarinda, M. Rouf Amrun Zam-Zami, menjelaskan bahwa posko ini dirancang dengan fasilitas yang lengkap dan gratis untuk jamaah. “Kami menyediakan tempat istirahat yang nyaman, toilet, makanan, dan minuman ringan secara cuma-cuma. Semua ini kami sediakan untuk mendukung perjalanan para jamaah agar tetap nyaman dan aman hingga tiba di Martapura,” ungkap Rouf.

Operasi Selama Satu Pekan

Posko ini akan beroperasi selama seminggu penuh, mulai 28 Desember 2024 hingga 4 Januari 2025. Untuk memastikan pelayanan optimal, penjagaan dilakukan secara bergantian oleh relawan dari Banser, ITS, dan BPBD Samarinda. Rouf menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan jamaah adalah prioritas utama. “Kami ingin setiap jamaah merasa aman dan terlayani dengan baik selama berada di posko ini,” ujarnya.

Selain melayani jamaah, posko ini juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan selama libur akhir tahun. Kolaborasi dengan ITS dan BPBD memungkinkan posko ini menjadi pusat koordinasi untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk keamanan kota saat pergantian tahun.

Antisipasi Cuaca Ekstrem

Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso, menyoroti peran posko ini dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang sering terjadi pada akhir tahun. “Kami telah menyiapkan tim yang siap siaga untuk menghadapi kemungkinan banjir akibat hujan deras atau gangguan lain seperti pohon tumbang. Posko ini akan menjadi pusat koordinasi untuk penanganan cepat jika terjadi situasi darurat,” jelas Suwarso.

Jamaah Diperkirakan Membludak

Haul Guru Sekumpul ke-20 yang akan dilaksanakan pada 5 Januari 2025 di Martapura, Kalimantan Selatan, diprediksi menjadi salah satu peringatan keagamaan terbesar di Indonesia. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru Kalimantan hingga luar pulau diperkirakan akan hadir dalam acara ini.

Seorang jamaah asal Berau, Ahmad Nurdin, yang mampir di posko singgah, menyampaikan rasa syukurnya atas fasilitas yang disediakan. “Fasilitas di posko ini sangat membantu kami. Setelah menempuh perjalanan jauh, istirahat di sini membuat kami lebih siap melanjutkan perjalanan ke Martapura,” kata Ahmad.

Simbol Solidaritas Masyarakat

Keberadaan posko singgah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Samarinda. Kolaborasi antara Banser, ITS, dan BPBD menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah. Para relawan yang terlibat pun merasa bangga dapat turut berkontribusi dalam kegiatan ini.

Dengan berbagai persiapan yang matang, posko singgah di Samarinda diharapkan tidak hanya menjadi tempat transit yang nyaman tetapi juga simbol solidaritas dan semangat kebersamaan. Inisiatif ini memperlihatkan bahwa masyarakat Samarinda mampu bergandengan tangan untuk mendukung perhelatan besar keagamaan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di kota mereka. (ket)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *