Jasad Pria Mengapung di Sungai Mahakam
SAMBUTAN. Warga sekitar Sungai Kapih digemparkan dengan penemuan jasad pria yang mengapung di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Sungai Lais, Sambutan, pada Selasa (1/10) pagi. Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh awak tugboat yang sedang melintas pada pukul 09.20 Wita.
Kapal tugboat tersebut segera menginformasikan kejadian ini kepada warga sekitar. Warga kemudian menggunakan kapal kayu untuk mendekati jasad dan mengikatnya agar tidak hanyut lebih jauh terbawa arus sungai.
“Saya mendapat kabar dari orang kapal bahwa ada mayat mengapung. Segera saya hidupkan mesin kapal dan bersama teman menuju lokasi penemuan. Kami bawa jasad ke tepi sungai,” kata Fani (32), salah satu warga yang ikut mengevakuasi.
Tim gabungan dari Basarnas, Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda, Satpolairud, PMI, serta sejumlah relawan langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad tersebut.

Berdasar pengamatan awal, jasad pria itu diduga memiliki kemiripan dengan Muhammad Misriansyah, seorang pria yang dilaporkan hilang dua hari sebelumnya. Motor milik Mustahil ditemukan di atas Jembatan Mahkota II pada Senin (30/9) sore, yang memicu dugaan bahwa ia mungkin terjun ke sungai.
“Meski pakaian jasad mirip dengan yang dikenakan Misriansyah, kami belum bisa memastikan identitasnya. Kami tidak menerima laporan mengenai orang tenggelam atau kecelakaan di air dalam beberapa hari terakhir. Identifikasi lebih lanjut akan dilakukan oleh pihak kepolisian,” ujar Koordinator POS SAR Samarinda, Riqi Effendi.
Jasad tersebut telah dibawa ke RSUD AW Sjahranie untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan identitas dan penyebab kematian. Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap bagaimana pria tersebut bisa ditemukan tewas di Sungai Mahakam. (ket)




