KPK Geledah Dua Kantor Pemerintah, Diduga Terkait Kasus Perizinan Tambang

SAMARINDA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di wilayah Kalimantan Timur pada Rabu (25/9). Dua kantor pemerintahan daerah, yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur, menjadi target operasi.

Penggeledahan ini diduga terkait dengan penyelidikan kasus korupsi dalam sektor perizinan tambang. Dua tim penyidik diterjunkan, masing-masing menuju kantor DPMPTSP di Jalan Basuki Rahmat dan kantor Dinas ESDM di Jalan MT Haryono, Samarinda. Aparat kepolisian bersenjata lengkap turut mengawal jalannya penggeledahan.

Di kantor DPMPTSP, penyidik KPK memfokuskan pemeriksaan pada beberapa ruangan yang diduga menyimpan berkas-berkas terkait proses perizinan tambang. Sejumlah dokumen penting diamankan sebagai barang bukti, termasuk tiga koper dan sebuah kotak kardus yang dibawa keluar oleh penyidik sekitar pukul 18.00 Wita.

Sementara itu, di Dinas ESDM, penggeledahan dimulai sejak siang hari. Penyidik memeriksa ruangan kepala dinas serta beberapa bagian yang terkait langsung dengan sektor mineral dan batu bara. Puluhan kardus berisi dokumen penting turut disita untuk kepentingan penyelidikan.

Salah seorang pegawai di Dinas ESDM, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan bahwa tim KPK melarang pengambilan gambar atau video selama proses penggeledahan berlangsung.

Menariknya, pada malam hari, mantan Kepala Dinas ESDM Kaltim, Wahyu Widhi Heranata, terlihat mendatangi kantor Dinas ESDM. Kedatangannya diduga untuk memenuhi panggilan KPK sebagai saksi. Namun, ia menyatakan bahwa pemeriksaannya akan ditunda karena ia tengah bersiap untuk keberangkatan ibadah umrah.

“Saya bersedia diperiksa, tapi nanti setelah umrah,” ujar Wahyu singkat kepada media.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM yang saat ini menjabat, Bambang Arwanto, juga terlihat tiba di lokasi dan menyatakan belum bisa memberikan komentar lebih lanjut terkait penggeledahan tersebut.

KPK terus melanjutkan penyelidikan terkait dugaan korupsi di sektor pertambangan ini, terutama terkait proses perizinan tambang di Kalimantan Timur. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terkait hasil penggeledahan dari pihak KPK. (ket)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *