SAMARINDA — Suasana tenang di Jalan Jakarta I, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, sontak berubah pada Selasa (25/11) sekitar pukul 11.45 Wita. Seorang pria ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kontrakan yang ia tempati, sehingga membuat warga sekitar terkejut dan segera melaporkannya kepada pihak berwajib.
Korban diketahui berprofesi sebagai pekerja pemasangan pipa dan tinggal bersama rekannya. Sukir, yang tinggal satu rumah dengan korban, mengaku sangat terkejut ketika mendapati sahabatnya itu sudah dalam keadaan tak bergerak di atas lantai kamar.
“Semalam masih sempat ngobrol. Dia mengeluh badannya sakit semua. Tapi tidak menyangka seterparah itu,” kata Sukir.
Ia menjelaskan bahwa korban sudah terlihat tidak sehat sejak beberapa hari sebelumnya. Meskipun begitu, korban masih berusaha beraktivitas ringan di pagi hari.
“Sekitar jam 10 tadi pagi masih ada suaranya di kamar. Biasanya kalau kamar sepi, kami cek. Pas saya masuk, ternyata sudah meninggal,” ucapnya dengan nada sedih.
Korban disebut berasal dari Jawa Timur dan bekerja sebagai tenaga lepas di proyek galian pipa. Menurut Sukir, kepala regu proyek bahkan sempat melarang korban bekerja karena kondisi tubuhnya yang menurun drastis.
Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, AKP Agung Sisbiyantoro, membenarkan adanya laporan penemuan jasad tersebut. Setelah menerima informasi, tim langsung mendatangi lokasi dan melakukan identifikasi awal.
“Benar, kami menerima laporan temuan mayat di sebuah kontrakan. Dari pengecekan awal, pria itu adalah pekerja lepas yang beberapa hari terakhir mengalami sakit,” jelas Agung.
Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tengkurap di dalam kamar. Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh pria tersebut.
“Hasil awal tidak menunjukkan adanya unsur penganiayaan. Dugaan sementara, korban meninggal akibat sakit, kemungkinan serangan jantung. Tetapi kami tetap menunggu hasil pemeriksaan medis,” tegasnya.
Agung juga menambahkan bahwa rekan korban sempat melihat korban masih dapat bergerak di pagi hari meskipun tampak lemah.
“Pagi itu dia masih kelihatan, tapi benar-benar tampak sakit. Karena itu, dia tidak diizinkan masuk kerja,” katanya.
Jasad korban telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan. Penemuan ini meninggalkan duka bagi rekan-rekan kerjanya dan membuat warga sekitar terkejut, sebab korban dikenal sebagai sosok yang pendiam dan fokus bekerja. (cee)




