Jasad Mengapung, Ternyata Muhammad Fiqriadi Yang Menghilang Beberapa Hari Lalu

SELILI. Sejumlah kapal yang melintas di Sungai Mahakam, tepatnya diperairan Selili, Samarinda Ilir di buat gempar. Terlihat sosok jasad timbul tenggelam ditengah arus deras dengan posisi tertelungkup, Rabu (6/11) siang. Saat ditemukan mayat tersebut mengenakan jaket merah bercelana jins hitam.

Kabar mengenai penemuan jasad sekitar pukul 11.40 Wita itu membuat warga yang tinggal di sekitar perairan sungai gempar. Petugas kepolisian Satpol air Polresta Samarinda merapat ke lokasi penemuan.

Bersama Basarnas dan relawan petugas kemudian menarik jasad tersebut ke pinggir agar mudah untuk dievakuasi ke darat. Setelah berhasil diangkat dari sungai.

“Kami menerima informasi adanya penemuan jasad di Sungai Mahakam. Kondisi jasad sudah mengeluarkan aroma tidak sedap,” kata Kasatpolairud Polresta Samarinda AKP Rahmad Aribowo melalui Iptu Roni Gultom.

Tim yang memeriksa kondisi jasad menemukan identitasnya. Rupanya jasad pria tersebut adalah Muhammad Fiqriadi (25), warga Jalan Pandan Arum, RT 38, Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan.

Fiqriadi dikabarkan menghilang di sekitar tepi mulut Jembatan Mahakam, Kelurahan Sungai Keledang, Selasa (5/11) pukul 03.45 Wita. Di lokasi tersebut di temukan Motor Honda Supra warna hitam dengan nopol KT 4129 KI milik Fiqriadi. Selain itu, ditemukan tas ransel berisi ponsel yang disangkutkan di setang motornya.

Saat ponsel dibuka, terdapat pesan singkat yang ditujukan untuk orang tuanya. Pesan tersebut berisi penyesalan Fiqriadi sekaligus niatnya untuk bunuh diri dengan terjun ke Sungai Mahakam.

Dilanjutkan, Roni saat ditemukan kondisi jasad sudah membengkak. Untuk selanjutnya jasad dibawa ke RSUD AW Syahranie guna proses visum sembari menunggu pihak keluarga

“Untuk pihak keluarga sudah terhubung. Dan saat ini perjalanan menuju Samarinda,” pungkasnya. (ket)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *