Hilang Dua Hari, Ditemukan Tewas di Sungai Mahakam

Jasad Esi Vita dievakuasi tim relawan inafis menuju ambulans PMI Samarinda

SAMARINDA. Jasad perempuan ditemukan mengapung di Sungai Mahakam oleh motoris kapal penumpang. Agar tidak semakin jauh terbawa arus. Jasad tersebut kemudian diikat sembari menunggu petugas datang, Rabu (7/8) sore. Penemuan jasad ini pun membuat kaget petugas kepolisian dan relawan.

Amat (45) motoris kapal speedboat menerangkan, awalnya hendak mengantar para tamu dari negara Jepang yang ikut dalam kapalnya. Dalam perjalanan di perairan Sungai Keledang, sekitar pukul 17.45 Wita. Dirinya melihat sebuah benda mengapung.

Saat diperhatikan, ternyata benda tersebut adalah jasad manusia dalam posisi tertelungkup. Kaget dengan pandangan tak biasa Amat langsung melaporkan kepada Kepala Dermaga Pasar Pagi dan pihak kepolisian.

“Awalnya saya kira kardus. Saat saya dekati ternyata jasad manusia,” kata Amat.

Setelah dipastikan jasad. Amat kemudian mengikat badan jasad agar jasad tidak terus terbawa arus sungai. Sembari itu Amat memperhatikan kondisi jasad masih dalam kondisi baik. Jasad belum menimbulkan bau menyengat. Dan terlihat belum ada pembusukan

“Dilihat dari bentuk tubuh. Jasad tersebut berjenis kelamin perempuan,” tutur Amat.

Setelah petugas datang. Jasad tersebut kemudian di bawa perlahan menuju pinggiran Taman Lampion Garden di kawasan Sungai Kunjang mengingat hari mulai gelap.

Jainal, Ketua Relawan Inafis, yang turut serta dalam evakuasi, mengungkapkan, hasil pengamatan fisik jasad diperkirakan perempuan tersebut berusia antara 25 hingga 30 tahun.

“Dilihat dari kondisi jasad mengindikasikan bahwa korban ini baru meninggal dunia sekitar 1 hingga 2 hari yang lalu,” kata Jainal.

Lanjut Jainal, Korban mengenakan celana jeans panjang berwarna hijau dan jaket hijau. Pihak kepolisian juga akan melakukan identifikasi sidik jari untuk mencari identitas korban.

“Bagi keluarga yang merasa kehilangan untuk bisa melapor ke pihak kepolisian atau datang langsung ke kamar jenazah untuk memastikan,” tukas Jainal.

Setiba di kamar jenazah pihak keluarga yang datang memastikan jika jasad tersebut adalah Esi Vita (29) warga Desa Loa Janan Ulu, Dusun Gunung Pagat, Kecamatan Loa Janan, Kukar. Esi sempat dicari pihak keluarga karena meninggalkan rumah sejak Senin (5/8) malam. (ket)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *