
SUNGAI PINANG LUAR. Pencarian remaja tenggelam saat berenang di Sungai Karang Mumus (SKM) bernama Ridho Mustofa Hilmi (15) terus dilakukan tim SAR gabungan. Dihari kedua, Ridho akhirnya ditemukan. Nahas, saat ditemukan remaja tersebut telah tewas, Senin (5/8) sore.
Penemuan jasad Ridho bermula saat kapal warga yang juga turut membantu proses pencarian Ridho menyisir aliran sungai hingga Jembatan Baru sekitar pukul 15.35 Wita. Awalnya warga tersebut ingin memasang jaring disekitar jembatan tersebut.
“Belum sempat memasang jaring. Tiba-tiba terlihat jasad Ridho dipermukaan air. Langsung warga tersebut mengabarkan kepada tim SAR gabungan,” ucap Ahmad Zaini (38) relawan ITS-TRC.

Secara bersamaan. Melintas kapal relawan yang melakukan penyisiran. Jasad Ridho kemudian dievakuasi ke darat. Proses evakuasi ini disaksikan kerabat dan kedua orang tua Ridho yang selalu memantau pencarian putranya.
Jasad Ridho yang sudah di bungkus dengan kantung jenazah kemudian di bawa ke RSUD AW Sjahranie.
Koordinator Pos SAR Basarnas Samarinda Riqi Effendi mengatakan, dihari kedua tim SAR gabungan melakukan pencarian hingga radius 1 kilometer. Jasad Ridho ditemukan sekitar 300 meter dari titik dikabarkan Ridho tenggelam.
“Untuk kondisi jasad masih utuh dan tidak ada bau menyengat seperti kebanyakan korban tenggelam lainnya,” ucap Riqi.
Kondisi jasad yang masih utuh dikarenakan belum terlalu lama di dalam air. Dalam perhitungannya Ridho nada di dalam seungai selama 29 jam. Sehingga tubuhnya utuh dan tidak ada pembengkakan.
“Dengan ditemukannya Ridho, maka operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup,” ujar Riqi. (ket)


