Tabrak Truk Molen, Pelajar Tewas di Jalan Poros Samarinda-Bontang

SAMARINDA. Kecelakaan maut terjadi di Jalan Poros Samarinda-Bontang, tepatnya di depan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, pada Sabtu (16/11) dini hari. Peristiwa nahas ini melibatkan sebuah truk molen dan sepeda motor, yang menyebabkan seorang pelajar SMP berinisial WA (15) meninggal dunia.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.30 WITA. Truk molen dengan nomor polisi KT 8462 BU yang dikemudikan Nasrullah (32), warga Samarinda Ulu, sedang melaju dari arah Samarinda menuju Bontang. Pada saat yang bersamaan, sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi KT 6198 XB yang dikendarai oleh WA melaju kencang dari arah berlawanan.

Diduga kehilangan kendali, sepeda motor yang dikemudikan WA tiba-tiba oleng ke kanan dan menghantam ban truk bagian belakang. Benturan keras membuat tubuh WA terlempar ke aspal jalan dan terseret beberapa meter. Sepeda motornya mengalami kerusakan parah.

Warga sekitar, termasuk Remadi (29), saksi mata yang berada di lokasi, mencoba memberikan pertolongan pertama kepada korban.

“Saya mendengar suara benturan keras, lalu melihat seorang anak terkapar di tengah jalan. Ada truk molen berhenti di dekatnya,” ujar Remadi.

Tak lama kemudian, Patroli Beat 110, Lakalantas Polsek Sungai Pinang, relawan dan ambulans tiba di lokasi. Namun, karena luka parah di bagian kepala dan tubuhnya yang lemah akibat benturan keras, nyawa WA tidak dapat diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSUD AW Sjahranie. Saat ini, jasad WA berada di kamar jenazah rumah sakit sembari menunggu pihak keluarga.

Setelah kecelakaan, Nasrullah langsung menghentikan truknya dan mencoba membantu korban. Sopir truk tersebut kemudian diamankan oleh pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dalam keterangannya, Nasrullah mengaku melaju dengan kecepatan sedang saat motor WA tiba-tiba menghantam truknya.

“Motor tersebut melaju kencang, kemudian oleng ke kanan dan menabrak ban truk bagian belakang,” jelas Nasrullah.

Saat ini, Unit Laka Lantas Polresta Samarinda tengah menyelidiki kasus kecelakaan ini. Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti. Polisi juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengendara kendaraan bermotor, untuk selalu berhati-hati di jalan raya guna menghindari kecelakaan serupa. (ket)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *