Dua Truk Bertabrakan di AWS Saat Hujan

Personil Laka Lantas Polresta Samarinda saat melakukan olah TKP awal

Habarhanyar.com, Samarinda– Dua unit truk terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan AW Sjahranie (AWS), Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 14.30 Wita. Insiden yang terjadi saat hujan deras itu menyebabkan seorang sopir sempat terjepit di dalam kabin sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat sebuah truk keluar dari Jalan AWS IV dan hendak berbelok ke kanan menuju arah Jalan Juanda. Pada waktu yang hampir bersamaan, sebuah truk lain dengan nomor polisi KT 8016 RU melaju dari arah Jalan Juanda menuju simpang empat Jalan Wahid Hasyim.

Diduga, truk yang keluar dari Jalan AWS IV langsung memotong jalur tanpa memastikan kondisi lalu lintas aman. Akibatnya, tabrakan keras tak dapat dihindari. Benturan tersebut menyebabkan bagian depan sebelah kanan salah satu truk mengalami kerusakan cukup parah hingga kabin ringsek.

Alvin, pedagang molen yang berjualan tepat di seberang lokasi kejadian, mengaku melihat langsung detik-detik kecelakaan tersebut. Menurutnya, hujan deras yang mengguyur kawasan itu turut memperburuk kondisi jalan dan mengurangi jarak pandang pengemudi.

“Truk yang keluar dari AWS IV itu mau belok ke kanan arah Juanda. Dia jalan terus tanpa melihat kendaraan dari arah Juanda, jadi langsung menghantam samping kanan truk yang sedang melaju lurus,” ujar Alvin saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, derasnya hujan saat kejadian kemungkinan membuat kedua sopir kesulitan mengantisipasi pergerakan kendaraan lain. Selain minim jarak pandang, suara klakson juga diduga tidak terdengar jelas akibat derasnya curah hujan.

Usai benturan, sopir salah satu truk dilaporkan sempat terjepit di dalam kabin akibat bodi kendaraan yang ringsek. Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan segera bergegas memberikan pertolongan sebelum petugas datang.

Adi, salah seorang warga yang ikut membantu evakuasi, mengatakan korban dalam kondisi sadar saat dievakuasi. Korban mengeluhkan nyeri di bagian perut akibat terbentur setir, sementara kakinya sempat terjepit namun masih bisa digerakkan.

“Saya bantu buka kaca dan menggeser kakinya pelan-pelan sampai akhirnya bisa keluar dari dalam kabin,” kata Adi.

Tak lama berselang, personel Unit Laka Lantas Polresta Samarinda tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat insiden tersebut.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan kepolisian. Petugas juga masih mendata kerugian material serta memantau kondisi kesehatan para pengemudi yang terlibat. Insiden ini menjadi pengingat penting bagi pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat cuaca buruk dan jarak pandang terbatas. (dtg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *