disdamkarmat kota samarinda saat melakukan pemadaman terhadap api kebakaran
Habarhanyar.com, Samarinda – Kebakaran kembali terjadi di kawasan Jalan AW Syahranie, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 13.10 Wita. Kobaran api menghanguskan dua unit ruko yang digunakan sebagai tempat usaha penjualan ban dan koperasi pembangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut setelah petugas pemadam kebakaran bersama relawan bergerak cepat melakukan pemadaman.
Saksi mata, Rahmat, mengatakan dirinya menjadi orang pertama yang melihat kepulan asap hitam tebal saat melintas di lokasi kejadian. Menurutnya, asap terlihat keluar dari lantai dua bangunan yang berada tepat di atas toko penjual ban.
“Saya melintas di AW Syahranie, pas melihat ke kanan ada bangunan lantai dua. Tepat di bawahnya tempat jual ban. Keluar asap tebal hitam, jadi saya langsung teriak memberitahu warga sekitar untuk mengamankan diri,” ujar Rahmat saat ditemui di lokasi.
Melihat situasi tersebut, Rahmat langsung menghubungi rekan-rekan relawan dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran agar segera datang ke lokasi.
“Saya menghubungi teman-teman relawan dan damkar sekitar pukul 13.10 Wita. Alhamdulillah dalam waktu singkat mereka langsung datang ke lokasi,” katanya.
Ia juga meyakini titik awal munculnya api berada di lantai dua bangunan, sebelum akhirnya kobaran api membesar dan mengancam bangunan di sekitarnya.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Akhmad Supriyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.05 Wita dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi.
“Kami menerima informasi kebakaran kurang lebih jam 13.05. Lokasinya berada di pinggir jalan sehingga akses penanganan cukup terbantu,” ujarnya.
Akhmad menjelaskan, peristiwa tersebut merupakan kebakaran kedua yang terjadi di kawasan itu. Namun, berdasarkan dugaan sementara, titik awal api berbeda dengan insiden sebelumnya.
“Ini sudah terulang dua kali. Tetapi kelihatannya titik api bukan dari lokasi yang kemarin. Ada kemungkinan berasal dari lantai dua bangunan yang berada di sebelah tempat kejadian sebelumnya,” jelasnya.
Dalam peristiwa itu, dua bangunan atau dua pintu ruko terdampak kebakaran.
“Yang terbakar dua bangunan atau dua pintu ruko, satu tempat penjual ban dan satu lagi koperasi pembangunan,” katanya.
Untuk menangani kebakaran, Disdamkarmat Samarinda menerjunkan dua posko dengan empat unit armada. Proses pemadaman juga mendapat dukungan penuh dari para relawan yang lebih dulu berada di lokasi.
Menurut Akhmad, kondisi bangunan yang berada di tepi jalan serta tersedianya sumber air di sekitar lokasi sangat membantu proses pemadaman sehingga api tidak sempat merembet ke bangunan lain.
“Alhamdulillah karena lokasi berada di pinggir jalan dan banyak sumber air. Walaupun apinya cukup besar, kurang lebih satu jam api berhasil kami kuasai. Kami juga sangat terbantu oleh rekan-rekan relawan yang membackup proses pemadaman di lapangan,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut dan terus melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api. (dtg)



