Kebakaran Hanguskan Sebuah Garasi di Samarinda

Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan Kota Samarinda dibantu relawan saat berjibaku memadamkan api (cee)

SAMARINDA — Keheningan malam di kawasan Jalan Sungai Kapuas, atau yang kerap disebut Jalan Berantas, pecah ketika sejumlah warga melihat kepulan asap yang muncul dari sebuah rumah pada Sabtu (29/11/2025) jelang tengah malam. Warga yang kebetulan melintas menjadi pihak pertama yang menyadari adanya kobaran api di area garasi rumah tersebut, sebelum akhirnya melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda.

Hery Suhendra, Humas Disdamkarmat Samarinda, mengungkapkan bahwa laporan masuk sekitar pukul 23.40 WITA. Menurutnya, saat itu penghuni rumah sedang tertidur dan tidak menyadari adanya api yang mulai membesar.

“Begitu menerima informasi kebakaran di Jalan Sungai Kapuas, kami langsung mengarahkan personel dari Posko 1 menuju lokasi,” jelas Hery ketika ditemui pada Minggu (30/11) dini hari.

Dari hasil peninjauan petugas, api pertama kali muncul pada bagian garasi. Dugaan sementara mengarah pada gangguan panel listrik yang menjadi pemicu percikan api, lalu menjalar ke pintu garasi yang berbahan kayu. Struktur kayu yang mudah terbakar membuat api cepat membesar sebelum tim pemadam tiba.

“Indikasi awalnya memang kuat mengarah ke panel listrik,” kata Hery.

Dua unit mobil pemadam diterjunkan untuk memadamkan api. Upaya itu diperkuat oleh relawan PMK swasta, kelompok relawan lainnya, serta aparat Polsek Samarinda Kota yang membantu pengamanan lokasi agar warga tidak mendekat terlalu dekat dengan titik kebakaran.

Hery menyampaikan bahwa proses pemadaman berlangsung tanpa hambatan besar. Pemilik rumah yang terbangun setelah mendengar keributan warga turut membantu upaya awal untuk mengendalikan api.

“Beruntung warga sekitar cepat tanggap. Mereka melihat asap lebih dulu sebelum api merambat lebih jauh,” tuturnya.

Di dalam garasi terdapat sebuah motor yang belum dapat dipastikan apakah turut terbakar. Sementara itu, mobil milik penghuni disimpan di luar garasi sehingga tidak terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Penghuni rumah yang semula tertidur selamat setelah dibangunkan warga.

Hery juga memastikan bahwa tidak ada suara ledakan yang terdengar dari lokasi kejadian. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran, meski dugaan sementara tetap mengarah pada korsleting panel listrik. (cee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *