Penjual Molen di Temukan Tewas

SAMARINDA. Warga Jalan Otto Iskandardinata, Gang Monalisa, RT 23, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, dihebohkan dengan penemuan jasad Win Sudarto (60), seorang penjual molen yang tinggal sendiri, pada Senin (22/7). Jasad Win ditemukan dalam kondisi membengkak di dalam rumahnya.
Penemuan jasad Win dilaporkan warga kepada ketua RT, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas setempat. Ketika Babinsa Sungai Dama, Serda Azmiadi, dan Bhabinkamtibmas tiba di lokasi sekitar pukul 16.20 WITA, mereka mencium bau tidak sedap dan melihat cairan yang keluar dari sela pintu rumah yang terkunci.
“Saat kami datang, sudah tercium aroma tidak sedap yang menyengat. Karena pintu terkunci, kami tidak langsung masuk sembari menunggu petugas berwenang menangani kasus ini datang,” jelas Serda Azmiadi.
Tim Inafis Polresta Samarinda dan Polsekta Samarinda Kota kemudian membuka paksa pintu samping dan menemukan jasad Win Sudarto di ruang tamu dalam posisi terlentang. Tubuhnya sudah membengkak dan mengeluarkan cairan.
Menurut Serda Azmiadi, Win Sudarto dikenal sebagai penjual molen dan sudah empat hari tidak terlihat keluar rumah. Ia juga memiliki riwayat penyakit.
Mantan istri Win, Jumhani (49), datang ke lokasi setelah diberitahu oleh tetangga. “Terakhir komunikasi bulan April 2024 lalu. Saat itu Win Darto minta dibayarkan tagihan air dan listrik karena dia lagi mudik ke Jawa,” kata Jumhani, seraya menambahkan bahwa Win memiliki riwayat penyakit ambien.
Setelah identifikasi dilakukan, jasad Win Sudarto dibungkus dalam kantong mayat dan dibawa ke RSUD AW Sjahranie untuk dilakukan visum. Petugas juga mengamankan barang bukti seperti obat-obatan dan uang milik Win Sudarto. (Ket)


