SAMARINDA. Setelah resmi diberlakukan sebagai jalan satu arah, Jalan Gatot Subroto 2, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, kini tampak lengang. Kemacetan sudah tidak lagi menjadi masalah, bahkan antrean panjang kendaraan pun lenyap.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas dari arah Rajawali Dalam maupun Jalan Hasan Basri kini berjalan lancar sejak diberlakukan jalan satu arah pada hari Kamis (21/11). Para pengendara dengan mudah melewati jalur tersebut, baik untuk mengunjungi swalayan terdekat maupun mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Manager SPBU, Dede, mengungkapkan bahwa kebijakan satu arah dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda membawa dampak positif pada arus lalu lintas. Demi kelancaran arus lintas SPBU tidak lagi melayani penjualan Pertalite bersubsidi demi mengurangi kemacetan.
“Setelah penerapan satu arah, tidak ada lagi antrean panjang di SPBU. Namun, jumlah pengunjung yang mengisi BBM masih terbilang sepi. Mungkin ini masih dalam tahap penyesuaian,” ujar Dede.
Dede berharap kebijakan ini dapat membantu meningkatkan penjualan BBM di SPBU miliknya. Dia juga menjamin pelayanan lebih optimal tanpa adanya antrean panjang.
“Kami mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kota. Harapannya, dengan arus lalu lintas yang semakin lancar, jumlah pelanggan SPBU juga meningkat,” tambahnya.
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan kebijakan satu arah ini. Meskipun kondisi lalu lintas di kawasan tersebut sudah lancar, pelanggaran masih terjadi, khususnya kendaraan roda dua yang nekat melawan arus.
“Rambu-rambu sudah lengkap, tetapi beberapa pengendara masih melanggar dengan memutar balik ketika melihat petugas. Kesadaran masyarakat sangat penting untuk menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman,” kata Manalu.
Dishub juga sedang mengevaluasi kemungkinan penerapan satu arah di Jalan Camar yang berdekatan dengan Jalan Gatot Subroto. Saat ini, kendaraan dari arah Jalan Hasan Basri tidak diizinkan masuk ke Jalan Camar.
“Kami sedang menghitung beban jalan yang mungkin muncul jika kebijakan satu arah di Jalan Camar diterapkan. Minggu depan, akan ada rapat untuk membahas hal ini,” jelasnya.
Manalu mengimbau masyarakat untuk menaati aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Penerapan kebijakan satu arah ini diharapkan mampu menciptakan keteraturan dan keamanan di jalan raya.
“Demi keluarga yang menunggu di rumah, pengendara diharapkan lebih bijak dan tidak egois saat berlalu lintas,” pungkasnya. (ket)




