Ribuan Masyarakat berkumpul di Bandara Temindung turut serta dalam kegiatan Sahur on the road yang di gagas oleh ITS
SAMARINDA — Suasana Lapangan Bandara Temindung, Samarinda, Sabtu malam (7/3/2026) hingga Minggu (8/3/2026) dini hari tampak berbeda dari biasanya. Puluhan relawan berkumpul, kendaraan komunitas motor berjajar rapi, sementara warga sekitar turut menyaksikan rangkaian kegiatan yang digelar oleh Info Taruna Samarinda (ITS). Malam itu mereka bersiap melaksanakan kegiatan tahunan Sahur On The Road (SOTR) 2026, sebuah aksi sosial yang memadukan semangat berbagi dengan kebersamaan lintas komunitas.
Kegiatan yang telah memasuki tahun kesembilan ini menjadi momentum bagi para relawan untuk menyalurkan bantuan makanan sahur kepada masyarakat yang masih beraktivitas hingga larut malam. Sejak malam hari para relawan terlihat sibuk mempersiapkan ribuan paket nasi kotak yang akan dibagikan ke berbagai penjuru Kota Samarinda.
Ketua Info Taruna Samarinda, Joko Iswanto, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang selalu digelar setiap Ramadan. Ia menyampaikan target awal donasi nasi kotak sebenarnya hanya sekitar dua ribu paket. Namun antusiasme masyarakat dan para donatur membuat jumlah bantuan yang terkumpul jauh melampaui target.
Menurutnya, total paket makanan yang berhasil dihimpun pada kegiatan tahun ini mencapai sekitar 3.800 nasi kotak. Paket-paket tersebut kemudian dibagi dan disalurkan melalui lima zona distribusi di wilayah Kota Samarinda agar proses pembagian dapat berjalan lebih tertib dan merata.
Para relawan yang terlibat telah dibagi sesuai dengan wilayah tugas masing-masing. Sasaran utama pembagian makanan sahur tersebut adalah masyarakat yang masih bekerja hingga tengah malam atau dini hari, seperti pekerja informal, pengemudi, petugas keamanan, hingga warga yang belum sempat menyiapkan makanan sahur.
Joko juga menyebutkan sebagian paket yang tidak tersalurkan di lapangan akan dibawa kembali ke lokasi kegiatan di Bandara Temindung untuk disantap bersama para relawan dalam kegiatan sahur bersama. Kegiatan ini juga melibatkan sekitar 50 relawan inti, ditambah sejumlah komunitas motor yang ikut berpartisipasi dalam konvoi pembagian makanan.
Menurutnya, keterlibatan berbagai komunitas membuat kegiatan tersebut semakin meriah. Warga sekitar pun terlihat cukup antusias menyaksikan rangkaian kegiatan sejak awal acara dimulai.
Tidak hanya berbagi makanan, panitia juga menghadirkan berbagai hiburan budaya untuk masyarakat yang hadir di lokasi. Beberapa pertunjukan kesenian turut memeriahkan suasana malam, mulai dari tarian Reog Ponorogo, kesenian jatilan, hingga penampilan budaya khas Kalimantan Timur seperti musik sape. Pertunjukan tersebut menjadi hiburan bagi warga sekaligus memperkenalkan ragam budaya kepada masyarakat.
Kegiatan Sahur On The Road ini juga mendapat perhatian dari berbagai unsur pemerintah dan aparat keamanan. Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar turut hadir bersama perwakilan TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Satpol PP, serta sejumlah organisasi masyarakat.
Hendri Umar menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan sosial yang digagas oleh relawan Info Taruna Samarinda tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan antara relawan, masyarakat, dan berbagai instansi yang ada di Kota Samarinda.
Ia juga menilai keberadaan relawan ITS selama ini cukup membantu dalam berbagai situasi di lapangan. Dalam sejumlah kejadian seperti kebakaran, gangguan keamanan, hingga bencana alam, para relawan kerap menjadi pihak yang lebih dahulu memberikan informasi maupun bantuan awal sebelum instansi terkait tiba di lokasi.
Hendri berharap kebersamaan seperti yang terlihat dalam kegiatan Sahur On The Road dapat terus dipertahankan. Ia menilai kolaborasi antara relawan, aparat keamanan, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban kota.
Menjelang dini hari, konvoi relawan akhirnya bergerak meninggalkan Bandara Temindung menuju lima zona pembagian yang telah ditentukan. Di sepanjang perjalanan, ribuan paket makanan sahur dibagikan kepada warga yang masih beraktivitas di jalanan.
Bagi para relawan, setiap paket makanan yang diberikan bukan sekadar bantuan, tetapi juga wujud kepedulian kepada sesama. Di tengah suasana Ramadan, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas yang terus hidup di tengah masyarakat Samarinda.




