Tidur di Turap, Pria Ditemukan Tewas di Dasar Sungai Karang Mumus

Jasad Yustinus Seran dievakuasi setelah ditemukan tim penyelam Basarnas di dasar Sungai Karang Mumus.

KARANG MUMUS. Kejadian tragis menimpa seorang pria bernama Yustinus Seran (29) di Samarinda. Seran ditemukan tewas di dasar Sungai Karang Mumus (SKM), tepatnya di Jalan P. Suriansyah, Kelurahan Karang Mumus, Kecamatan Samarinda Kota, Minggu (17/9) pagi.

Warga Jalan Gatot Subroto,
kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang ini ditemukan tim penyelam dari Basarnas Samarinda setelah sebelumnya dilaporkan tercebur ke sungai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, malam sebelum kejadian, Seran tengah berkumpul dengan rekan-rekannya sembari minum minuman keras (miras) sekitar pukul 01.00 Wita. Mereka menghabiskan waktu bersama hingga sekitar pukul 04.30 WITA, ketika Seran memutuskan untuk pergi menggunakan sepeda motor Yamaha Aerox miliknya.

Namun, sekitar setengah jam kemudian, ia kembali dan menemukan teman-temannya masih berkumpul di lokasi yang sama. Setelah bergabung kembali, Seran ikut minum dan akhirnya memutuskan untuk tidur di turap sungai.

“Seran tidur di turap, sementara kami tetap asyik ngobrol sembari minum,” ujar Ambros (23), salah satu saksi mata yang juga merupakan teman korban.

Namun, suasana berubah menjadi mencekam saat tiba-tiba terdengar suara benda jatuh ke dalam air. Ambros dan rekan-rekannya segera menoleh dan menyadari bahwa Seran tidak lagi berada di turap tempatnya tidur.

“Kami melihat ada gelembung-gelembung di air. Kami langsung panik, karena yakin itu Seran yang jatuh,” ungkap Ambros.

Mereka langsung berupaya menyelamatkan Seran dengan terjun ke sungai, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Ambros dan teman-temannya kehabisan napas dan tidak mampu menemukan Seran. Setelah upaya penyelamatan darurat gagal, mereka memutuskan untuk meminta bantuan dari relawan dan petugas.

Sekitar pukul 06.00 Wita, tim penyelamat dari Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda, Polairud Polresta Samarinda, Basarnas, serta Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian.

Tim penyelam dari Basarnas akhirnya berhasil menemukan jasad Seran pada pukul 07.50 Wita.

“Korban ditemukan di dasar sungai dalam posisi tertelungkup oleh dua orang tim penyelam,” ujar Riqi Effendi, Koordinator Pos SAR Basarnas Samarinda.

Setelah ditemukan, jasad Seran langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD AW Sjahranie dengan didampingi pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. “Potensi SAR yang terlibat kembali ke pos masing-masing untuk bersiaga kembali,” tambah Riqi.

Kasus ini selanjutnya ditangani oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kejadian tersebut, namun dugaan sementara menyebutkan bahwa Seran terjatuh karena kondisi mabuk setelah mengonsumsi miras bersama rekan-rekannya. (ket)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *