DRUPADI Baladika Gelar Aksi Damai Jaga Kondusivitas Samarinda

Ketua DRUPADI Baladika Kaltim, Lilis Latif. (Foto: Istimewa)

 

Habarhanyar.com, Samarinda — Gelombang demonstrasi yang terus berlangsung di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Timur dalam beberapa pekan terakhir mulai memunculkan beragam respons dari masyarakat. Di tengah situasi yang dinilai semakin dinamis, organisasi perempuan DRUPADI Baladika Kalimantan Timur menyatakan akan menggelar aksi damai pada 20 Mei 2026 sebagai bentuk ajakan menjaga stabilitas, keamanan, dan ketertiban di Kota Samarinda.

Aksi yang direncanakan berlangsung di sekitar kawasan Kantor Gubernur Kaltim tersebut disebut akan dikemas secara damai dan humanis melalui pendekatan sosial kepada masyarakat. Salah satu agenda yang disiapkan yakni pembagian bunga mawar kepada warga dan pengendara yang melintas sebagai simbol perdamaian dan persaudaraan.

Ketua DRUPADI Baladika Kaltim, Lilis Latif menegaskan pihaknya tetap menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sebagai bagian dari hak demokrasi yang dijamin undang-undang. Namun menurutnya, kondisi daerah juga harus tetap dijaga agar masyarakat merasa aman dan nyaman.

“Kami menghargai hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Tetapi di sisi lain, kondisi daerah juga harus tetap dijaga agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman,” ujar Lilis kepada awak media Pada Senin (18/5/2025)

Ia menegaskan aksi damai yang digelar organisasinya bukan bertujuan menyerang kelompok tertentu maupun bersifat konfrontatif. Sebaliknya, kegiatan tersebut lebih diarahkan sebagai kampanye sosial agar masyarakat bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif di Kalimantan Timur.

Menurut Lilis, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari demokrasi yang sah. Meski demikian, ia berharap penyampaian aspirasi tidak menimbulkan situasi gaduh berkepanjangan yang berdampak luas kepada masyarakat.

“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa kritik terhadap pemerintah itu sah dan bagian dari demokrasi. Namun jangan sampai kondisi daerah menjadi gaduh berkepanjangan hingga berdampak kepada masyarakat luas,” katanya.

Belakangan, kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Timur memang menjadi titik berkumpul berbagai elemen massa mulai dari mahasiswa, organisasi masyarakat, hingga kelompok sipil lainnya yang menyampaikan beragam tuntutan kepada pemerintah daerah. Sejumlah aksi bahkan sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di kawasan Samarinda Ulu sehingga aparat meningkatkan pengamanan di sekitar lokasi.

Situasi tersebut dinilai mulai mempengaruhi aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Timur.

Lilis mengatakan pihaknya memahami keresahan masyarakat yang ingin menyampaikan tuntutan maupun kritik kepada pemerintah daerah. Namun ia menilai gerakan sosial seharusnya mampu menghadirkan solusi dan suasana konstruktif, bukan memperpanjang ketegangan yang berpotensi memicu konflik sosial.

“Kalau aspirasi sudah mulai ditindaklanjuti, tentu masyarakat juga berharap suasana kembali tenang. Jangan sampai persoalan ini justru berkembang menjadi konflik sosial yang berkepanjangan,” ucapnya.

Ia juga menyebut beberapa tuntutan yang sebelumnya disuarakan massa aksi telah mulai mendapat respons dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Bahkan menurutnya, sejumlah persoalan anggaran yang sempat menjadi perhatian publik juga telah ditindaklanjuti pemerintah daerah.

“Beberapa hal yang sebelumnya dipersoalkan masyarakat sudah mulai direspons pemerintah daerah. Bahkan ada anggaran yang menjadi perhatian publik juga sudah dikembalikan,” tuturnya.

Selain pembagian bunga mawar, aksi damai tersebut juga akan diisi penyampaian pesan persatuan serta ajakan menjaga kerukunan antarwarga. DRUPADI Baladika Kaltim berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tetap bersatu, menjaga persaudaraan, dan bersama-sama menciptakan suasana damai di Kalimantan Timur,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *